TRIBUNMETRO.COM, Jakarta — PT Anugrah Duta Food Services melalui brand ADFoodServices memperluas kiprahnya di sektor industri dengan menghadirkan layanan catering dan food manufacturing yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan konsumsi pekerja di lokasi operasional, termasuk pertambangan dan geothermal.
Langkah tersebut diperkenalkan dalam keikutsertaan perdana ADFoodServices pada The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 yang berlangsung pada 19–21 Agustus 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta. Tahun ini, IIGCE mengangkat tema “Energy Self-Sufficiency for a Stronger Indonesia: Geothermal as the Baseload Driving Energy Transition and Security”.
Dalam wawancara bersama awak media di booth ADFoodServices, Rabu (19/8/2026), Director of Sales PT Anugrah Duta Food Services, Yehuda Patrick, mengatakan perusahaan memiliki pengalaman dalam menyediakan layanan food service untuk berbagai kebutuhan industri.
“ADFoodServices merupakan perusahaan food service yang menangani jasa boga, mulai dari premium catering hingga industrial catering untuk kebutuhan site, termasuk lokasi pertambangan,” ujar Yehuda.
Menurut Yehuda, skala produksi menjadi salah satu kekuatan perusahaan dalam melayani kebutuhan industri. ADFoodServices saat ini memiliki kemampuan produksi hingga 52 ton makanan per hari.
Selain layanan catering konvensional, perusahaan menawarkan konsep Sumber Inti, yakni penyediaan bahan makanan work in progress yang telah melalui proses pengolahan dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pelanggan.
Konsep tersebut dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi operasional di lokasi kerja. Dengan sebagian besar proses dilakukan di central kitchen, kebutuhan tenaga kerja sekaligus waktu persiapan di site dapat diminimalkan.
“Melalui Sumber Inti, pekerjaan persiapan di lokasi bisa dikurangi. Produk yang dikirim dari central kitchen sudah melalui proses sehingga di site tidak perlu melakukan banyak persiapan sebelum makanan diproses dan disajikan,” jelas Yehuda.
Teknologi Blast Freezing Jaga Kualitas Makanan
Salah satu teknologi yang mendukung sistem Sumber Inti adalah blast freezing. Metode ini digunakan setelah makanan selesai dimasak dengan tujuan mempercepat proses pembekuan sekaligus membantu mempertahankan karakteristik produk.
Yehuda menjelaskan, penerapan teknologi tersebut memungkinkan makanan yang diproduksi di central kitchen tetap memiliki kualitas yang konsisten ketika nantinya diproses kembali di lokasi pelanggan.
“Setelah dimasak, makanan langsung melalui proses blast freezing. Teknologi ini membantu menjaga rasa, tekstur dan aroma agar ketika diproses kembali di site, kualitasnya tetap mendekati makanan yang dibuat di central kitchen,” katanya.
Sistem tersebut menjadi penting untuk mendukung operasional di wilayah yang memiliki tantangan distribusi atau berada jauh dari pusat kota. Dengan pengolahan terpusat, ADFoodServices berupaya menjaga konsistensi kualitas makanan di berbagai lokasi.
Perusahaan juga menyediakan pilihan menu yang beragam, mulai dari makanan khas Indonesia hingga menu Western. Variasi tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik pekerja di masing-masing lokasi operasional.
Perkuat Hygiene dan Food Safety
Tidak hanya mengejar efisiensi, ADFoodServices juga memberikan perhatian terhadap aspek kebersihan dan keamanan pangan. Perusahaan menerapkan sistem Reverse Osmosis (RO) dalam pengolahan air yang digunakan untuk berbagai kebutuhan di fasilitas produksinya.
Mulai dari penerimaan bahan hingga kebutuhan sanitasi, pengelolaan kualitas air menjadi bagian dari upaya perusahaan menjaga standar hygiene dalam proses produksi.
ADFoodServices juga didukung laboratorium internal yang berada di fasilitas central kitchen. Keberadaan fasilitas tersebut membantu perusahaan melakukan pengujian dan pengawasan terhadap aspek keamanan makanan sebelum produk didistribusikan kepada pelanggan.
Menurut Yehuda, penerapan standar keamanan pangan menjadi faktor penting dalam layanan catering industri, terlebih ketika perusahaan melayani pekerja yang berada di lingkungan kerja dengan tingkat risiko tinggi.
“Food safety sangat penting. Ketika makanan tidak aman, kondisi kesehatan dan fokus pekerja bisa terganggu. Hal tersebut pada akhirnya dapat berdampak pada produktivitas maupun keselamatan kerja, terutama di area pertambangan yang menggunakan alat berat dan memiliki jam kerja panjang,” tegasnya.
IIGCE 2026 Jadi Momentum Perluas Kolaborasi
Keikutsertaan ADFoodServices dalam IIGCE 2026 menjadi kesempatan perusahaan untuk memperkenalkan kapabilitasnya kepada pelaku industri geothermal serta berbagai perusahaan yang berada dalam rantai pendukung sektor energi tersebut.
Yehuda menilai pameran geothermal berskala internasional seperti IIGCE dapat mempertemukan perusahaan penyedia jasa pendukung dengan pelaku industri secara langsung.
“Event ini menjadi jembatan yang baik antara perusahaan tambang maupun pelaku industri dengan kami sebagai support system. Melalui kegiatan ini, kami dapat bertemu langsung dan memperkenalkan solusi yang kami miliki,” ungkapnya.
Sebagai bentuk keterbukaan, ADFoodServices juga memberikan kesempatan kepada calon pelanggan maupun mitra untuk melihat langsung fasilitas central kitchen. Menurut Yehuda, kunjungan tersebut dapat memberikan gambaran mengenai proses produksi, pengolahan bahan makanan hingga pengendalian kualitas yang diterapkan perusahaan.
Ia menilai transparansi proses menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan dengan pelanggan, khususnya untuk layanan food service yang menyangkut kebutuhan konsumsi pekerja dalam jumlah besar.
Ke depan, ADFoodServices berharap standar keamanan pangan di sektor jasa boga industri terus mendapatkan perhatian dan penguatan. Bagi perusahaan, makanan yang aman dan berkualitas tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan konsumsi, tetapi juga berhubungan dengan produktivitas serta keselamatan pekerja.
Dengan kapasitas produksi hingga 52 ton per hari, dukungan central kitchen, penerapan teknologi blast freezing, pengolahan air berbasis RO, laboratorium internal serta konsep Sumber Inti, ADFoodServices terus mengembangkan layanan food service yang mengutamakan efisiensi, konsistensi, hygiene dan food safety.
Kehadiran perdana di IIGCE 2026 pun menjadi bagian dari strategi ADFoodServices untuk memperluas jaringan bisnis dan membuka peluang kerja sama dengan perusahaan geothermal, pertambangan, kontraktor, maupun berbagai perusahaan pendukung industri di Indonesia.
