“LAUTAN ASMARA”

Di lautan asmara,
aku menenggelamkan nama,
agar yang tersisa hanyalah Dia
yang tak pernah sirna.
Aku berlayar tanpa perahu,
menyusuri gelombang rindu,
setiap ombak menyebut Mu,
setiap sunyi memeluk kalbu.
Wahai Cinta yang tak bertepi,
jadikan hatiku sebutir pasir di pantai-Mu
agar setiap langkah menjadi zikir,
dan setiap napas menjadi rindu.
Aku tak mencari dermaga,
sebab ke mana pun jiwa berlabuh,
bayang Mu selalu menjelma
menjadi cahaya di balik seluruh tubuh.
Jika cinta adalah lautan,
biarkan aku karam tanpa ingin kembali.
Sebab di kedalaman Mu,
aku menemukan bahwa kehilangan diri
adalah jalan menuju keabadian Mu.

HANYA KAGUM BUKAN CINTA

Kau hanya jatuh cinta pada garis kata yang kurangkai.
Bukan pada jiwa yang menuliskannya.

Kau mencintai caraku merangkai kata.
Tapi belum tentu siap caraku merangkai luka.

Tulisanku,karyaku adalah gaun indah yang kukenakan.
Namun,cinta adalah kehadiranmu untuk tinggal saat gaun itu tanggal.

Dan…
Aku hanya manusia biasa yang rapuh.

Mengagumi tulisanku,karyaku,hanya butuh mata dan telinga.

Mencintaiku butuh kelapangan dada untuk menerima segala kurangku.

Sadarkan dirimu..
Jangan rancu antara kagum dan getaran asmaramu.

Kau hanya jatuh cinta pada keindahan kata bukan pada orang yang menciptakannya.

Kagum hanyalah getaran sesaat di permukaan ego.

Cinta memerlukan ketulusan yang berakar di dalam jiwa.

Jangan ucapkan cinta jika hatimu terpaku oleh keindahan luarnya saja.”SENJA TANPA BAYANGAN”

Senja merah merona, saksi bisu perjalanan waktu.
Ombak berkejaran, seperti derap langkah kehidupan yang tak pernah usai.
Di kursi ini, dulu kita berbagi tawa, berbagi mimpi.
Kini, aku sendiri. Hanya angin malam yang setia menemani.

Ibu, separuh jiwaku, telah pergi mendahului.
Rumah ini terasa sunyi, kehilangan kehangatan senyummu.
Di setiap sudut, kenanganmu masih menari-nari,
menusuk kalbu, namun juga memberiku kekuatan.

Anak kita telah terbang, mengejar ilmu nun jauh di sana.
Doaku selalu menyertai langkahnya di negeri orang.
Bangga, tapi ada rongga di dada yang tak bisa terisi.

Kini, aku sendiri.
Bukan kesepian, tapi sebuah perenungan.
Menerima takdir dengan lapang dada,
menemukan kedamaian dalam setiap hembusan napas.

Matahari terbenam, namun besok ia akan kembali terbit.
Begitu juga dengan hidupku.
Mungkin senjaku lebih sunyi sekarang,
tapi keindahan hidup tetap ada,
menunggu untuk dinikmati”
dalam damai, dalam syukur.

Semoga puisi ini dapat memberikan ketenangan dan kekuatan bagi Anda. Kehidupan memang penuh dengan lika-liku, dan kehilangan adalah bagian darinya. Namun, kenangan indah bersama orang-orang terkasih akan selalu hidup di dalam hati.(Tetap Menjaga Cinta Suci)

 

Aku tak pernah meminta waktu menghapus namamu,

sebab kaulah musim yang paling lama menetap

di ruang paling sunyi dalam dadaku.

 

Kita memang tak ditakdirkan menggenggam jemari,

namun semesta tak pernah mampu

melarangku mencintaimu dalam diam.

 

Ada jalan yang memisahkan langkah,

ada restu yang tak pernah berpihak,

ada takdir yang memilih menuliskan

kisah kita hanya sampai kata andaikan.

 

Meski demikian,

aku tak mengutuk cinta ini.

Sebab mencintaimu

tak selalu berarti harus memilikimu.

 

Biarlah rindu menjadi sahabat malam,

dan doa menjadi jembatan

yang tak terlihat oleh mata,

namun selalu sampai kepada langit.

 

Jika kelak kau bahagia

bersama seseorang yang bukan aku,

aku akan tetap tersenyum,

meski senyum itu lahir dari hati

yang diam-diam sedang menangis.

 

Karena cinta sejati

bukan tentang siapa yang berhasil memiliki,

melainkan siapa yang tetap setia mendoakan,

meski namanya tak lagi tertulis

di lembar masa depan.

 

Dan sampai akhir usia,

bila takdir tetap enggan menyatukan kita,

izinkan aku menjadi seseorang

yang tak pernah berhenti mencintaimu…

 

Dalam sunyi,

dalam doa,

dan dalam keikhlasan dan dlm sujud

yang perlahan belajar menerima kenyataan .Apa yang aku cipta

Hanya gambaran tak jelas

Sisi hidup bukan bagianku

Hingga aku berlari pada malam

 

Mungkin kisah adalah pengalaman

Menempahku pada dewasa jiwa

Mempelajari suraman hidup

Mengerti adalah pembelajaran

 

Aku coba rangkai sajak

Meski bait-baitnya kadang hilang

Ku tahu setiap kata ungkapan hati

Namun lara hati bukan pilihan

 

Aku kan tersenyum diujung hari

Mengais asa kepada mentari pagi

Menumpuk cita bila gelap tutupi bumi

Percaya kehidupan masih tetap indah dan berwarna.TENTANG KITA

Aku sayang banget sama kamu

aku suka semua tentang kamu

cara kamu perhatian, suara kamu

sampai notif kecil dari kamu yg selalu jadi hal yg aku tunggu setiap hari.

 

Buat aku kamu adalah rumah yg selalu bikin hati tenang

 

Aku memang penuh kekurangan

dan sering buat kamu sebel

tapi satu hal yg pasti aku tulus menyayangimu

Kalao kamu capek atau lagi ngga baik2 saja

sini cerita ke aku

 

Aku mau nemenin kamu

bukan di saat bahagia

tapi juga di saat dunia terasa berat buat kamu

Kalao nanti ada masalah

ayo kita selesekan baik2 maslahnya

bukan hubunganya

 

Karena seberat apapun keadaan

aku mau tetap bertahan dan memilihmu.❤Puisi Cinta❤

 

“Di setiap senyummu, aku melihat kebahagiaan,

Di setiap tatapanmu, aku merasakan cinta.

Kau adalah pujaan hatiku,

Seseorang yang selalu kuimpikan.

 

Aku ingin bersamamu,

Menjalani hidup dengan penuh cinta.

Kau adalah inspirasiku,

Sumber kekuatan dan semangatku.”

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *